
Mojokerto — Suasana haru bercampur bangga menyelimuti pelaksanaan Akhirussanah Angkatan XXXIII MAN 2 Mojokerto Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di Astoria Convention Hall Mojokerto, Sabtu (9/5/2026). Momentum pelepasan siswa kelas XII tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan belajar di madrasah sekaligus awal langkah baru menuju masa depan yang lebih luas. Ratusan siswa bersama orang tua dan dewan guru hadir dalam suasana hangat penuh kebersamaan dan rasa syukur.
Pada tahun ini, MAN 2 Mojokerto meluluskan sebanyak 494 siswa. Namun, satu siswa dinyatakan meninggal dunia sehingga prosesi Akhirussanah diikuti oleh 493 siswa. Dalam suasana penuh penghormatan, keluarga besar madrasah turut mengenang dan mendoakan almarhum sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan angkatan XXXIII. Momen tersebut menghadirkan nuansa emosional yang mendalam, mengingat setiap siswa memiliki cerita dan perjuangan masing-masing selama menempuh pendidikan di madrasah.
Humas MAN 2 Mojokerto, Ilmi Firdaus Aliyah, menyampaikan bahwa pelaksanaan Akhirussanah kali ini merupakan hasil aspirasi para siswa yang ingin menghadirkan momen perpisahan yang berkesan. Pihak madrasah pun memberikan ruang kepada siswa untuk menentukan konsep dan lokasi kegiatan sebagai bentuk apresiasi terhadap kebersamaan yang telah terjalin selama tiga tahun. Hal ini menjadikan acara terasa lebih dekat, hangat, dan penuh makna bagi seluruh peserta.

Di tengah suasana pelepasan, MAN 2 Mojokerto juga menyampaikan rencana pengembangan program pendidikan untuk tahun ajaran mendatang, yakni pembukaan kembali kelas khusus tahfidz. Program ini diharapkan menjadi wadah bagi siswa yang ingin mendalami hafalan Al-Qur’an secara lebih intensif. Sebelumnya, program tahfidz sempat berjalan namun kemudian hanya berlanjut dalam bentuk ekstrakurikuler. Kini, madrasah optimis program tersebut dapat kembali hadir dengan sistem pembinaan yang lebih terarah dan maksimal.
Melalui Akhirussanah 2026, MAN 2 Mojokerto tidak hanya melepas para siswa menuju jenjang berikutnya, tetapi juga menitipkan harapan besar agar mereka menjadi generasi yang sukses, berakhlak, dan membawa manfaat bagi masyarakat. Doa dan pesan penuh kasih dari para guru mengiringi langkah para lulusan untuk terus melanjutkan perjuangan meraih cita-cita. Madrasah berharap, di manapun mereka berada kelak, nilai-nilai yang ditanamkan selama di MAN 2 Mojokerto tetap menjadi pijakan dalam menjalani kehidupan dan tidak pernah melupakan almamater tercinta.
- Penuh Haru dan Kebanggaan, MAN 2 Mojokerto Lepas Angkatan XXXIII dalam Prosesi Akhirussanah 2026
- Dari Ruang Kelas Menuju Tanah Suci, Guru MAN 2 Mojokerto Emban Amanah sebagai Petugas Haji 1447 H
- Asah Mental Juara, 44 Siswa MAN 2 Mojokerto Ikuti Simulasi OSN-K 2026
- Gemilang dalam Hafalan Al-Qur’an, Siswi MAN 2 Mojokerto Raih Juara 1 Tahfidz Tingkat Mojokerto Raya
- Perkuat Layanan dan Budaya Integritas, Forum Kaur TU MAN/MTSN Mojokerto Raya Gelar Studi Tiru ke MAN Kota Surabaya