
Surabaya — Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan administrasi pendidikan yang profesional dan berintegritas, Forum Koordinasi Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU) MAN/MTSN se-Mojokerto Raya melaksanakan kegiatan studi tiru layanan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) terintegrasi ke MAN Kota Surabaya pada Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menghadirkan tata kelola layanan publik yang semakin efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Rombongan disambut hangat oleh jajaran MAN Kota Surabaya dalam suasana penuh keakraban dan semangat berbagi pengalaman. Melalui kegiatan tersebut, para peserta memperoleh kesempatan untuk mempelajari secara langsung sistem layanan PTSP yang telah diterapkan, mulai dari mekanisme pelayanan administrasi, pengelolaan dokumen, hingga strategi pembangunan zona integritas di lingkungan madrasah. Diskusi yang berlangsung interaktif menjadi ruang belajar bersama dalam mengembangkan inovasi pelayanan di masing-masing satuan kerja.
Kegiatan studi tiru ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis pelayanan, tetapi juga memperkuat pemahaman tentang pentingnya budaya kerja yang berorientasi pada integritas dan profesionalisme. Para peserta diajak melihat bagaimana pelayanan publik dapat dijalankan dengan cepat, ramah, dan akuntabel tanpa mengabaikan nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab sebagai aparatur Kementerian Agama.
Perwakilan Forum Kaur TU Mojokerto Raya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah positif dalam membangun sinergi antar madrasah. Dengan adanya pertukaran pengalaman dan praktik baik, diharapkan setiap madrasah mampu menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas dan berdampak nyata bagi masyarakat. Semangat kolaborasi dan keterbukaan menjadi kunci dalam mendorong peningkatan mutu layanan pendidikan di lingkungan madrasah.
Melalui studi tiru ini, MAN 2 Mojokerto bersama forum Kaur TU Mojokerto Raya menunjukkan keseriusan dalam mendukung reformasi birokrasi dan pembangunan zona integritas di lingkungan madrasah. Harapannya, hasil dari kegiatan ini dapat menjadi inspirasi untuk terus melakukan pembenahan dan inovasi layanan, sehingga madrasah tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga mampu memberikan pelayanan publik yang prima, humanis, dan terpercaya.