
Hadir sebagai Inspirasi
Kab. Mojokerto — Menyiapkan masa depan peserta didik tidak cukup hanya dengan membekali mereka melalui pembelajaran di kelas. Dibutuhkan sinergi antara madrasah, orang tua, dan siswa agar setiap langkah menuju kelulusan benar-benar terarah. Semangat inilah yang melatarbelakangi Sosialisasi Program Madrasah bersama Wali Murid Kelas XII MAN 2 Mojokerto yang digelar di Gedung Indoor MAN 2 Mojokerto, Jumat (18/8/2026), dan diikuti sebanyak 504 wali murid.
Dalam kegiatan tersebut, madrasah menyampaikan sejumlah program pendampingan bagi siswa kelas XII, khususnya dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan mempersiapkan diri menuju Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Namun, perhatian madrasah tidak berhenti pada siswa yang memilih jalur perguruan tinggi. Bagi mereka yang memiliki pilihan berbeda setelah lulus, MAN 2 Mojokerto juga menyiapkan pembekalan keterampilan agar setiap peserta didik memiliki bekal yang sesuai dengan minat, potensi, dan rencana masa depannya.
Kepala MAN 2 Mojokerto, Rahmad Basuki, mengajak para wali murid untuk mengambil peran aktif dalam mendampingi putra-putrinya. Menurutnya, komunikasi yang baik antara keluarga dan madrasah menjadi salah satu kunci dalam membantu siswa melewati masa akhir pendidikan dengan penuh kesiapan. Madrasah telah menyediakan berbagai program dan fasilitas, sementara dukungan orang tua di rumah diharapkan mampu menguatkan semangat belajar dan kepercayaan diri siswa.
Pada kesempatan yang sama, Waka Kurikulum Yulia Pratitis Yusuf memaparkan perkembangan capaian lulusan MAN 2 Mojokerto yang diterima di PTN dari tahun ke tahun. Madrasah juga membuka pilihan pendampingan tambahan melalui Genza Edukasi bagi orang tua yang membutuhkan. Di sisi lain, program vokasi turut menjadi bagian penting dari pembekalan siswa melalui kelas Tata Boga, Tata Busana, DKV dan Animasi, serta Kriya Batik. Berbagai kompetensi tersebut diperkuat dengan praktik nyata dan demo karya siswa, mulai dari fashion show, teknik flambé, hingga desain kaos.
Melalui pertemuan ini, MAN 2 Mojokerto menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar mengantarkan siswa sampai pada kelulusan, tetapi juga membantu mereka menemukan arah untuk melangkah setelahnya. Sebab, setiap anak memiliki jalan dan potensi yang berbeda. Madrasah membekali dengan ilmu dan keterampilan, orang tua mendampingi dengan doa dan perhatian, sementara siswa terus berjuang menjemput masa depan yang diimpikan. Dari MAN 2 Mojokerto, langkah menuju masa depan itu dipersiapkan bersama. (Humas)