Kab. Mojokerto (MAN 2 Mojokerto) Perjanjian kerjasama antara MAN 2 Mojokerto dan JQHNU (Jam’iyyatul Qurra’ Wal Huffazh Nahdlatul Ulama) Kabupaten Mojokerto telah ditandatangani kemarin Kamis (09/3) di MAN 2 Mojokerto. Kerjasama ini sangat penting untuk pembinaan Tahfidzul Qur’an di MAN 2 Mojokerto. Lembaga resmi JQH nantinya akan mengadakan ujian dan menerbitkan sertifikat tahfidz untuk siswa MAN 2 Mojokerto yang hafal Al-Qur’an. Sertifikat ini bukan saja pengakuan secara resmi seseorang telah melalui ujian Tahfidz, tetapi juga dapat dipergunakan secara resmi untuk mendaftar ke berbagai PTN atau sekolah kedinasan yang secara luas menjadi salah satu hal yang dipertimbangkan untuk prestasi siswa.
MOU antara MAN 2 Mojokerto dan JQHNU kemarin ditandatangani langsung oleh ketua PC JQHNU Kabupaten Mojokerto, Fatkhur Rahman didampingi dengan beberapa pengurus PC JQHNU lainnya. “Tidak hanya tahfidzul Qur’an, kami nantinya juga memberikan bimbingan pada tilawah dan kaligrafi. Semoga dari siswa MAN 2 Mojokerto akan ditemukan bakat-bakat yang luar biasa sehingga suatu saat nanti mempunyai kesempatan menjadi kafilah pada berbagai lomba MTQ mewakili kabupaten Mojokerto.” jelas Fatkhur Rahman, Ketua PC JQHNU.
“Usaha untuk membumikan Al-Qur’an akan terus kami kembangkan di madrasah ini, banyak sekali program unggulan keagamaan seperti SKUA, ekstrakurikuler Tahfidz, MTQ, Banjari dan banyak lagi lainnya. MAN 2 Mojokerto juga mengadakan ujian tahfidz terbuka setiap tahun sekali saat bulan Romadhon. Kami ingin melahirkan banyak Tahfid/zoh remaja di Mojokerto ini.” papar Agus Tiono, Kepala Madrasah seusai penandatanganan MOU dengan JQHNU.
Pendidikan Agama yang merupakan ciri khas madrasah akan tetap dipertahankan bahkan semakin dikembangkan, hal ini tidak lepas dari visi dan misi MAN 2 Mojokerto untuk membentuk generasi Islam yang Qurani. (LIA)