Madrasah Aliyah Negeri 2 Mojokerto

Hadir sebagai Inspirasi

Mojokerto – Semangat riset dan inovasi kembali menggema di lingkungan MAN 2 Mojokerto. Sebanyak 21 proposal karya ilmiah siswa berhasil lolos seleksi awal dari total 24 proposal yang diunggah dalam ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Tahun 2026. Capaian ini menjadi bukti nyata kesungguhan siswa dan pembimbing dalam mengembangkan budaya ilmiah di madrasah.

Para peserta yang terdiri dari berbagai bidang, seperti Matematika, Sains, dan Teknologi (MST), Ilmu Sosial dan Humaniora (ISH), serta Fisika Terapan dan Rekayasa (FTR), kini tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti tahapan selanjutnya. Dengan bimbingan guru-guru yang kompeten, para siswa terus mematangkan proposal, memperdalam analisis, serta menyempurnakan inovasi yang diusung.

Kepala MAN 2 Mojokerto, Drs. Rahmad Basuki, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim riset. Ia menegaskan bahwa proses menuju kompetisi ilmiah bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga perjalanan pembelajaran yang membentuk karakter, daya juang, serta kemampuan berpikir kritis siswa. “Keikutsertaan ini adalah bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun generasi yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.

Lebih dari sekadar kompetisi, OPSI menjadi ruang bagi siswa untuk menuangkan ide, mengasah rasa ingin tahu, dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di lingkungan sekitar. Antusiasme para peserta terlihat dari keseriusan mereka dalam berdiskusi, melakukan riset, hingga menyusun karya ilmiah yang berkualitas.

Dengan semangat kebersamaan dan dukungan penuh dari madrasah, seluruh tim riset MAN 2 Mojokerto optimis dapat memberikan hasil terbaik pada tahapan berikutnya. Harapan pun teriring agar para peserta mampu melangkah hingga Grand Final OPSI 2026, sekaligus membawa nama baik madrasah di kancah nasional. (Humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *