Madrasah Aliyah Negeri 2 Mojokerto

Hadir Sebagai Inspirasi

Kab. Mojokerto — Suasana Ramadan di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Mojokerto terasa semakin khidmat dengan dilaksanakannya kegiatan Tadarus Al-Qur’an yang melibatkan para peserta didik. Kegiatan ini mulai dilaksanakan pada Senin, 23 Februari 2026, bertepatan dengan 5 Ramadan 1447 H, sebagai bagian dari rangkaian program pembinaan spiritual selama bulan suci.

Pada hari pertama pelaksanaan, kegiatan tadarus diawali oleh siswa kelas X 1, X 2, dan X 3. Dengan penuh semangat dan kesungguhan, para siswa berkumpul untuk membaca Al-Qur’an secara bersama-sama setelah kegiatan belajar mengajar selesai dilaksanakan.

Tadarus dilaksanakan pada pukul 13.00 hingga 14.00 WIB, bertempat di Masjid Ulul Albab MAN 2 Mojokerto serta di beberapa ruang kelas yang telah ditentukan. Dalam suasana yang tenang dan penuh kekhusyukan, lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an terdengar mengalun, menciptakan nuansa Ramadan yang begitu terasa di lingkungan madrasah.

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya madrasah dalam menghadirkan Ramadan sebagai momentum penguatan iman dan pembinaan karakter peserta didik. Tidak hanya sekadar membaca Al-Qur’an, para siswa juga didorong untuk memahami makna serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, sehingga dapat menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Warga madrasah menyambut kegiatan ini dengan antusias. Bagi para siswa, tadarus bersama tidak hanya menjadi kegiatan ibadah, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kebersamaan serta mempererat ukhuwah di antara sesama teman.

Pihak madrasah berharap kegiatan tadarus yang dilaksanakan secara rutin selama Ramadan ini dapat menumbuhkan kecintaan para siswa terhadap Al-Qur’an. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu membentuk kebiasaan positif dalam mengisi waktu dengan amalan yang bermanfaat dan bernilai ibadah.

“Ramadan adalah waktu yang sangat berharga untuk mendekatkan diri kepada Allah. Melalui kegiatan tadarus ini, kami ingin menanamkan kepada para siswa bahwa Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga untuk dipahami dan diamalkan dalam kehidupan,” ungkap salah satu guru pembimbing kegiatan.

Dengan adanya kegiatan ini, MAN 2 Mojokerto berupaya menghadirkan suasana Ramadan yang tidak hanya terasa secara seremonial, tetapi juga menyentuh dimensi spiritual dan pembentukan karakter peserta didik.

Melalui lantunan ayat-ayat suci yang dibaca bersama, madrasah berharap nilai-nilai Al-Qur’an dapat semakin tertanam dalam diri para siswa, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta mampu membawa kebaikan bagi lingkungan sekitarnya. (Humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *