Mantapkan Madrasah Berbasis Ma’had/Asrama, Monev Kemenag RI Terkesan Dengan Pengelolaan Faazat MAN 2 Mojokerto

Kab. Mojokerto (MAN 2 Mojokerto) Setelah peresmian ma’had/Asrama putri Faazat MAN 2 Mojokerto beberapa waktu lalu oleh Menteri Agama, hari ini Sabtu (12/3) Mahad Faazat mendapatkan monitoring dan evaluasi (Monev) dari Biro Perencanaan Kementerian Agama RI.

Ernawati, Analisis Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan mengungkapkan bahwa Kementerian Agama akan terus memonitoring tentang pengembangan dan pengelolaan mahad madrasah agar kualitas pendidikan di mahad tetap terjaga.

“Kami memiliki kurikulum khusus untuk mahad. Kurikulum Asrama kami design sedemikian rupa untuk memberikan ilmu keagamaan yang baik untuk para santri. Selain itu para santri di mahad juga dikembangkan skill bahasa asing dan pendalaman materi pelajaran. Mereka tidak ada tuntutan memasak, jadi mereka hanya konsen pada belajar di madrasah dan asrama. Kami juga mengembangkan kelas Tahfidz untuk para santriwati asrama.” Jelas Agus Tiono, Kepala Madrasah saat mendampingi monitoring.

MAN 2 Mojokerto merupakan madrasah berbasis mahad/asrama. Santri MAN 2 Mojokerto dibagi menjadi dua kelompok, yaitu santri bermukim dan tidak bermukim. Untuk santri yang bermukim di madrasah disediakan asrama yang memiliki fasilitas yang lengkap, modern dan representatif juga didukung dengan kurikulum yang baik. Untuk santri yang tidak bermukim di asrama disediakan program SKUA (Standard Kompetensi Ubudiyah dan Akhlaqul Karimah) meliputi hafalan surat, hadist dan praktik keagamaan.

Lebih lanjut Ernawati yang berkesempatan meninjau fasilitas asrama “Faazat” secara langsung menjelaskan bahwa pengelolaan mahad Faazat MAN 2 Mojokerto sudah dilakukan dengan baik sehingga bisa menjadi role model untuk madrasah yang juga memiliki asrama lainnya. (LIA)

Leave a Reply