Guru MAN 2 Mojokerto Mengikuti Pembinaan ASN Secara Langsung

Kab. Mojokerto (MAN 2 Mojokerto). Dua orang guru MAN 2 Mojokerto, Moh. Rodli dan Yulia Pratitis mengikuti Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pencanangan Gerakan Pemberdayaan Komunitas Guru Madrasah (GARDA KAGUM) oleh Kepala kantor Kementerian Agama Kantor Wilayah Jawa Timur, Zayadi di aula kementerian agama Kabupaten Mojokerto pada hari ini Senin (21/9).

Pada kesempatan ini Barozi Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto mengungkapkan bahwa walaupun dalam masa pandemi, pegawai kementerian agama kabupaten Mojokerto tetap produktif dan semangat bekerja baik secara WFH (Work From Home) maupun WFO (Work From Office), bahkan para pegawai Kemenag kabupaten Mojokerto tetap dapat berprestasi. Yang membanggakan, Guru-guru, Kepala madrasah, tenaga kependidikan dan siswa madrasah kabupaten Mojokerto bisa berprestasi hingga tingkat Nasional.

Acara ini diselenggarakan oleh kantor kementerian agama kabupaten Mojokerto untuk memberikan bekal pada seluruh ASN yang ada di bawah kementerian agama untuk menjaga etos kerja di masa pandemi Covid-19 ini.

“Untuk menghadapi New normal, Pegawai Kementerian Agama Jawa Timur harus memperhatikan DESI (Disiplin, Edukasi, Sangsi dan Isolasi)

Disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. ASN harus bisa memberikan edukasi pentingnya menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan pada masyarakat sekitar. Juga bisa memperhatikan dan mematuhi sangsi bila melanggar protokol kesehatan dan memberikan informasi dan mempunyai kesadaran untuk isolasi bila terpapar agar tidak menulari yang lain” tutur Zayadi dalam sambutannya.

Lebih lanjut Zayadi menjelaskan bahwa “Belajar tidak harus di madrasah. Pembelajaran dapat dilakukan di manapun. Walaupun ada tantangan-tantangan yang harus dihadapi oleh guru. Guru dan orang tua harus menguasai IT untuk mendampingi siswa saat belajar di masa pandemi ini. Kegiatan literasi baik secara manual atau virtual juga perlu ditingkatkan. ASN juga harus meningkatkan pelayanannya pada masyarakat, baik dari segi efisiensi, efektivitas maupun kualitas pelayanannya.”

Kegiatan pembinaan ini dihadiri oleh seluruh ASN  di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto. 50 orang  pegawai baik guru, kepala madrasah dan pengawas hadir dan mengikuti secara langsung, sedangkan ratusan ASN lainnya mengikuti pembinaan melalui live streaming You Tube secara online. (Lia)

Leave a Reply